Home » » 24 Jam Beroperasi, Gesekan Dipersoalkan Warga

24 Jam Beroperasi, Gesekan Dipersoalkan Warga

Written By Samsun Ramlie on Kamis, 10 Oktober 2019 | Oktober 10, 2019

Reporter : Herdi Gustaman

Pabrik Gesekan dan pengolahan Kayu di Jalan Raya Pangleseran-Babakan Desa Kertaraharja, jam operasinya dipersoalkan warga Kacamatan Gunungguruh, Kamis (10/10). Ini foto kondisi PD. Cash, saat beroperasi dimalam hari.
[sumber foto:Istimewa]
Mediajampang.co.id, CIKEMBAR - Sebuah pabrik penggesekan Kayu dan pengolahan kayu yang beralamat di Kampung Kertaraharja rt. 01/02 Desa Kertaraharja, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi di peroalkan warga jam operasinya. 

Pasalnya, aktivitas penggergajian dan pengolahan kayu PD. Cash tersebut, beroperasi full 24 jam. Jam operasi di malam hari yang menimbulkan kebisingan membuat beberapa warga masyrakat Desa Sirna Resmi, Kacamatan Gunungguruh, yang cuma terpaut perbatasan Jalan Raya merasa terganggu.

Kondisi Lapak dan Truck pengangkut Kayu di Gesekan PD. Cash, kondisi siang hari. 
Kepada Mediajampang.co.id, salah seorang warga Desa Sirnaresmi  mengatakan, dirinya dan sebagian warga lainnya merasa terganggu jika jam operasi di malam hari. Namun, karena letak domosili pabrik Gesekan tersebut berada Di Desa Kertaraharja mereka cukup kesulitan untuk menyampaikan keberatan pada jam operasi Gesekan tersebut. 

"Ya, tentu suara bising itu terdengar sampai ke rumah kami, sejak pagi sampai sore hari kadang sampai Subuh. Kalau begini caranya, bagaimana kami bisa istirahat dengan nyaman," keluh warga Mekarjaya Desa Sirnaresmi, yang tidak mau disebutkan nama aslinya W (30) dan IR (34)
Kamis, (10/10/2019) di Mekarjaya, Desa Sirnaresmi.

Berdasarkan pengamatan awak media dilapangan, lokasi PD. Cash/ Gesekan tersebut, memang berada di sebrang Kampung Mekarjaya, yang hanya berjarak 50 meter. Warga Mekarjaya rencananya akan mengadukan persoalan ini kepada Pemerintah yang berkopenten dalam bidangnya, sehingga bisa dicarikan solusinya.

Kondisi bangunan Rumah warga Gunungguruh, sebrang Pabrik Gesekan Kayu PD. Cash berjarak 50 meter. 
 Sementara itu, saat ditemui Camat Cikembar, Tamtam Alamsyah mengatakan, dirinya bakal segera mengintruksikan Kepala Desa Kertaraharja untuk meninjau langsung dimana lokasi Gesekan tersebut berada. Kata Tamtam, selain menjawab keluhan warga juga mengecek prihal perizinan dan legalitasnya PD. Cash tersebut.

"Saya bakal intruksikan Kepala Desa disana untuk turun kalokasi dimana perusahan itu berada. Ya, kita cek dulu legalitas dan perizinan perusahaan itu tentunya. Kita tunggu hasil dari Pak  Kades, nanti hasilnya," tutupnya.
Share this article :
Saba Desa
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2013. INDOMOLA - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger