![]() |
| Projek pengerjaan Talud di Sungai Tipar Citamiang |
Dugaan kuat mengenai pelaksanaan pengerjaan talud tersebut, karena pihak penyedia Jasa dalam hal ini CV SUBANGJATI, menggunakan material batu yang ada di sungai tersebut. Pembangunan Talud Sungai Tipar RW 03 dengan Nilai Anggaran Rp.165.021.000, bersumber dari APBD Kota Sukabumi tahun 2019 sedikit cacat dalam pelaksanaanya.
![]() |
| Material Batu yang digunakan dari Sungai Tipar |
Hal tersebut tentunya sangat menyalahai aturan yang berlaku dan tidak sesuai dengan teknis dari SPK :004i/Pemb.Talud-SPMP/APBD/PPK.SDA/DPUPRPKP2/2019 .dalam hal ini pihak CV.SUBANGJATI sebagai penyedia Jasa malah menggunakan material batu yang ada di lokasi sungai Tipar tersebut. Diperkirakan ada sebanyak 20 kubik batu yang bersumber dari wilayah sungai tipar sudah di pakai untuk pembangunan Talud itu sendiri.
![]() |
| Sebagian pekerjaan Talud yang sudah selesai |
Sementara itu Ketua Formaci Paul (45) menambahkan, bahwa apabila pelaksana proyek menggunakan material batu yang ada di sungai tentu harus ada ijin nya. Dikatakannya Paul, harus adanya izin seperti IUP (izin usaha industri) khusus di lokasi pengerjaan talud tersebut.
"Ya, kalo tidak ada izinnya itu sama saja dengan mencuri atau mengambil yang bukan hak nya. Ya, seperti di ketahui UUD 1945 pasal 33 (3) Bumi, Air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai negara, maka kalau mau mengambil nya harus atas ijin negara," bebernya.
Lanjut Paul, dimohon pada pihak terkait secepanya terjun kelapanagn untuk menindak tegas pelaku usaha penyedia jasa yang di nilai nakal. Dengan diberikan sangsi yang setimpal dan tegas jika yang dilakukannya terbukti menyalahi SOP/standar oprasional prosedural yang ada.


