Home » » Kades Cikujang Kecolongan, Lima Warganya Terkena DBD Dalam Satu Kedusunan

Kades Cikujang Kecolongan, Lima Warganya Terkena DBD Dalam Satu Kedusunan

Written By Samsun Ramlie on Rabu, 12 Februari 2020 | Februari 12, 2020




Lingkarpena.id , SUKABUMI - Pemerintah Desa Cikujang Kecamatan Gunungguruh Kabupaten Sukabumi berencana menggenjot penyuluhan pola hidup bersih dan sehat kepada masyarakat. Hal itu lantaran baru-baru ini ada laporan lima warganya terjangkit penyakit demam berdarah.

Kepala Desa Cikujang Kecamatan Gunungguruh Kabupaten Sukabumi, Heni Mulayani mengatakan betul ada lima orang warganya yang terjangkit demam berdarah. Namun kelimanya sudah ditangani oleh pihak rumah sakit.

"Ya, betul. Lima orang di satu kedusunan yakni RT 35, 36, 37 dan RT 39. Tapi sudah ditangani pihak rumah sakit," kata dia kepada lingkarpena.id, Rabu (12/2/2020).

Namun begitu, Heni mengatakan pihaknya juga akan mengevaluasi hal tersebut agar kejadian serupa tidak terulang kembali. Satu di antaranya dengan turun ke lapangan dan melakukan penyuluhan kepada masyarakat mengenai pentingnya pola hidup sehat dan bersih.

"Kami akan mengundang para ketua RT dan RW untuk memberikan penyuluhan agar setiap wilayah bisa terdata dan juga agar segera melaporkan dengan cepat agar bisa segera tertangani," urainya.

Petugas Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Kecamatan Gunungguruh, Eri Kustiwan mengatakan, pihaknya hari ini mendapat laporan dari Pemdes Cikujang bahwa ada lima orang warga yang terkena demam berdarah.

"Harus segera diantisipasi. Hari ini kita sudah melakukan koordinasi untuk bersama-sama turun ke lapangan sekaligus melakukan survey serta tindaklanjut penanganan DBD itu," kata dia.

Dari hasil data statistik tahun 2019 untuk kecamatan gunungguruh yang terkena DBD kurang lebih 15 orang. Sepuluh orang positif dan lima orang lainnya suspek. Di tahun 2020 ini data sementara ada 8 orang yang terkena DBD. Lima orang di Gunungguruh dan tiga orang di Sirnaresmi.

"Kasus demam berdarah lima orang sekaligus dalam satu kedusunan ini menjadi bahan untuk evaluasi," ujarnya.

Dia menghimbau kepada masyarakat agar merubah ke perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) serta menjaga kebersihan lingkungan sekitar. 

"Saya harap masyarakat bisa sadar akan pola hidup bersih dan sehat serta yang tidak kalah penting agar menjaga kebersihan lingkungan," pungkasnya.


Reporter: AW

Share this article :
Saba Desa
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2013. INDOMOLA - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger