Home » » Warga Cicurug Sukabumi, Keluhkan Kenaikan Iuran BPJS

Warga Cicurug Sukabumi, Keluhkan Kenaikan Iuran BPJS

Written By Samsun Ramlie on Selasa, 25 Februari 2020 | Februari 25, 2020

Kontributor : Andi Utara
Editor : Muhammad Zidan


Inilah sosok Irfan, warga Cicurug Sukabumi, usai sampaikan keluhannya soal Iuran BPJS.| sumber foto: Istimewa

Lingkarpena.id,- Sukabumi - Kenaikan iuran BPJS masih menuai pro dan kontra di tengah masyarakat, tak terkecuali di kalangan penggiat IT. Irfan Rahfandi (42), warga Kaum Tengah, Cicurug, Sukabumi, meminta pemerintah dan DPR lebih serius memikirkan masalah kenaikan iuran BPJS dan dampaknya bagi masyarakat, Selasa (25/2/2020).

Menurutnya, upaya menjaga kebocoran uang negara yang dikorupsi serta menindak tegas para pelaku korupsi adalah hal yang harus lebih didahulukan, daripada sekedar euforia politik.

"Jika kita melihat UUD 1945, Pasal 33, sangat jelas, bahwa segala potensi yang ada di alam Indonesia, harus dimanfaatkan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat", tutur Irfan.

"Sepertinya kita semua harus berani untuk kembali menelaah hal ini dan memformulakan pada peraturan dibawahnya dengan mengedapankan keberpihakan pada rakyat, bukan kepentingan kapitalis," beber Irfan.

Bagi rakyat awam, lanjut Irfan, sungguh tidak habis pikir dan bertanya-tanya, dikemanakan segala potensi kekayaan alam yang kita miliki. Bukankah bisa, diantara kekayaan alam kita itu diperuntukan untuk menjamin kesehatan dan kesejahteraan rakyatnya, tanya Irfan.

"Saya mengetuk hati para wakil rakyat, agar benar-benar bekerja memperjuangkan aspirasi rakyat. Jangan dibiarkan terus, negara dikelola secara amatiran. Harus ada perbaikan dari hari ke hari, bukan malah menjadi mundur dan semraut", tegas Irfan.
Share this article :
Saba Desa
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2013. INDOMOLA - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger