Editor: Muhammad Zidan
![]() |
| Azka pada saat mrngikuti lomba Tahfidz Qu'an di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, (28/2/2020).|sumber foto: Istimewa |
Warga Kampung Ciputat RT 03/04 Desa Sukamaju Kecamatan Cikakak ini masih duduk di kelas TPQ A (Dasar) di salah satu madrasah tidak jauh dari rumahnya.
"Kemarin kita dua hari di Majalengka dari tanggal 28-29 Februari, acaranya Festival Pendidikan Al Qur'an Nasional Tingkat Provinsi Jawa Barat (FPQN) yang diselenggarakan DPW & DPD FKPQ se-Jawa Barat, kebetulan putri saya yang kedua juara kedua," ujar Ibunda Azka, Siti Salmah (35) kepada lingkarpena.id, Senin (1/3/2019).
Isal (panggilan akrab Siti Salmah) mengaku sangat bersyukur meskipun Azka tidak juara pertama, ditambah kata Isal, Azka enggan juara pertama dalam perhelatan tersebut. Menurutnya, jika juara pertama dirinya harus mengikuti perhelatan selanjutnya di tingkat nasional yang tempatnya di Kalimantan.
"Azka tidak mau juara satu di lomba kemarin karena takut naik pesawat, karena kalau juara satu lomba tingkat nasionalnya harus ke Kalimantan, mungkin Allah menjawab harapan Azka," ujar Isal sambil tersenyum simpul.
Selain enggan juara satu, gadis mungil itu berharap bisa bertemu Wakil Bupati Sukabumi. Isal mengatakan, Azka tidak kenal kepada Wakil Bupati, namun banyaknya gambar di pinggir jalan serta pada kegiatan sekolahnya, Wakil Bupati Sukabumi pernah satu kali menghadiri.
"Mah itu teh Bapak-bapak anu kantos ka sakola Azka nya, kunaon teu ningal Azka tadi di lomba Azka, Azka mah da hoyong pendak deui sareng anjeuna,"( Mah itu bapak-bapak yang pernah ke sekolah Azka kan, kenapa gak menghadiri kegiatan lomba, Azka ingin bertemu lagi dengan beliau)" ujar Isal sambil menirukan suara Azka.
Isal menjelaskan, putrinya tersebut meskipun masih kecil tapi seringkali berkata seperti orang dewasa yang membuat kaget yang mendengarnya.
"Mudah-mudahan kita selalu diberikan kesehatan dan rizki yang berkah serta di jauhkan dari marabahaya, dan kami mohon doanya agar tetap istiqamah dan Azka selalu berprestasi," tandasnya.
