Home » » Darurat Covid-19: Tim Gugus Kesehatan dan Polsek Surade, Tandatangani Komitmen Bersama ASK Pajampangan

Darurat Covid-19: Tim Gugus Kesehatan dan Polsek Surade, Tandatangani Komitmen Bersama ASK Pajampangan

Written By Samsun Ramlie on Minggu, 29 Maret 2020 | Maret 29, 2020

Reporter: Tim Lingkarpena.id 
Editor: Muhammad Zidan

Antusiasme para driver Angkutan Sewa Khusus (ASK) Pajampangan, saat mengikuti sosialisasi pencegahan dan penularan Covid-19 di Bale Riung, Padepokan Munding Wangi, Sukamaja, Pasiripis, Kecamatan Surade, Minggu (29/3/2020).|Sumber foto: Istimewa
Lingkarpena.id,- SUKABUMI - Sosialisasi terkait upaya mempersempit penyebaran dan bahaya dari virus corona atau yang disebut Covid-19 oleh Muspika Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi. Sosialisasi digelar dihadapan puluhan Driver (sopir) Angkutan Sewa Khusus (ASK) yang berada di wilayah Pajampangan (Wilayah VI Kabupaten Sukabumi).

Kegiatan sosialisasi terkait penyebaran Covid-19 Wilayah VI Pajampangan, khusus untuk para Driver ASK, dengan dihadiri kurang lebih 45 orang sopir dan pengurus. Acara di mulai pukul 20.50 WIB tersebut, bertempat di Bale Riung, Padepokan Munding Wangi, Kampung Sukamaja Rt. 04 /09 Desa Pasiripis, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, Minggu (29/3/2020). 

Tim gugus penanganan Covid-19 Wilayah VI Surade, diantaranya turut hadir dalam kegiatan tersebut, Mewakili Kapolsek Surade, Aipda Feri Sahroni (Kanit Reskrim), Danramil 2214/Surade, Koptu Sopingi, Ketua tim gugus penanganan virus Covid 19 Kecamatan Surade, dr. Hikmat,Tokoh masyarakat/ Penggerak penanganan covid-19, H. Tresna,Tim Medis Puskesmas Buniwangi, Bu Rina, Ketua Angkutan Sewa Khusus (ASK), Ustdz Muhamad Solehudin, serta Komunitas Jampang Peduli, (JamPe).

Feri Sahroni, dari  Polsek Surade (Kanan) dan Ketua Pengurus ASK, M Solehudin (Kiri) pada saat sosialisasi bahaya Covid-19 di Bale Riung. 
Kegiatan sosialisasi diawali dengan pengecekan suhu terhadap para sopir Angkutan Sewa Khusus (ASK) oleh tim kesehatan Puskesmas Buniwangi Kecamatan Surade.

Sementara itu, Ketua ASK Pajampangan Muhammad Solehudin menyampaikan, Syukur Alahmdllh dan terima kasih kepada jajaran atas upaya penanganan virus covid-19. Dengan begitu, para sopir ASK lebih memahami dan mengenal akan bahaya penularan dan pencegahan soal Covid-19 bagi para Driver di Wilayah Pajampangan pada khususnya .  

"Ya, Kami selaku pengurus ASK mengucapkan terima kasih atas terlaksananya acara ini. Semoga dengan adanya kegiatan ini, kita Semua khususnya para sopir ASK lebih mengetahui dan memahami akan bahaya dan cara penanganan dari Covid-19 itu," ucap Ketua ASK Muhammad Solehudin, pada pernyataanya. 

Dipihak lain, Ketua tim gugus penanganan virus Covid 19 Kecamatan Surade, yang diwakili Dr. Hikmat menyampaikan, berkaitan dengan adanya wabah corona sampai saat ini belum diketemukan obatnya. Satu-satunya cara yang bisa lakukan adalah dengan melakukan pencegahan. 

"Dapat kita bayangkan bapak-bapak sopir ini tiap hari membawa penumpang dari luar kota. Ya, tentunya tidak mengetahui apakah penumpang tersebut bebas dari virus atau bahkan sebaliknya," kata dr. Hikmat.

Lebih jauh dijelaskan dr. Hikmat, pada intinya kedatangan Tim gugus tidak lain memperlihatkan bentuk kepedulian  terhadap warga semua dibalik tugas into sebagai pelayan kesehatan. Bahwasanya masyarakat harus waspada dan benar-benar bisa mencegah atas darurat penyebaran Covid-19 di Kabupaten Sukabumi. 

"Ya, kami harapkan kita semua dapat bekerjasama untuk lebih waspada atas wabah ini. Ya, khusus bagi para driver. Bapak sopir adalah orang pertama yang kontak dengan warga yang tinggal di daerah zona merah. Yang mana, Zona merah adalah daerah yang telah terdapat positif pasien corona sehingga para sopirnya ini harus kuat bentengnya, (fisik) baik dari dalam maupun dari luar," tegasnya. 

Ditambahkan oleh Tim Gugus penanganan dan pencegahan Covid-19 Pajampangan, untuk menghindari penyebaran Covid19 dengan benteng dari luar, diantaranya dengan menggunakan masker dan selalu cuci tangan dengan menggunakan sabun pada saat mau memegang setir. Salain itu, benteng dari dalam adalah daya tahan tubuh harus kuat dengan mengkonsumsi gizi yang seimbang serta istrahat yang cukup.

"Ya, misal setelah kembali menarik penumpang, kendaraan dibersihkan dengan disemprot desinpektan, dan pastikan para penumpang menggunakan masker dan aktif menanyakan terhadap para penumpang untuk meyakinkan apakah mereka mempunyai keluhan kesehatan atau tidak. Juga usahakan tangan kita selalu bersih, lakukan cuci tangan dengan baik dan benar, selalu menggunakan sabun dan lebih bagus pada air yang mengalir," terangnya.


Sementara itu, penyampaian komitmen bersama oleh Kanit Reskrim Polsek Surade, dengan pihak pengurus ASK selama lockdown diberlakukan Pemerintah selama darurat Covid-19. Intinya, berkomitmen selama 14 hari kedepan untuk melakukan isolasi atau tidak melakukan aktivitas pengangkutan.

"Ya, komitmen kami dari tanggal 29 sekarang sampai 14 hari kedepan. Harapan dari situasi ini akan membaik sehingga pemerintah menyatakan bahwa negara kita di nyatakan terbebas dari virus corona," kata Kanit Reskrim Polsek Surade, Feri Sahroni, mewakili Kapolsek Surade. 

Feri menekankan atas komitmen yang sudah dibuatkan bersama itu, agar di indahkan. "Saya minta agar para sopir semua mentaati komitmen ini. Jika komitmen ini sudah ditandatangani kemudian ditemukan ada yang melanggar, kami tidak akan segan-segan untuk mempidanakan," tegasnya. 

Setelah dibuatkan berita acara komitmen bersama untuk tidak melakukan aktifitas selama 14 hari kedepan/lockdown bagi para sopir ASK dan ditandatangani bersama. Kemudian Tim gugus melakukan penyemprotan bagi seluruh unit kendaraan ASK yang hadir. 


Share this article :
Saba Desa
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2013. INDOMOLA - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger