![]() |
| Komar (28) warga Palampang Desa Ciwaru, Kecamatam Ciemas. |
MediaJampang.co.id,- Kawasan wisata Geopark Ciletuh memberikan kesan tersendiri baik bagi pengunjung maupun bagi warga setempat.
Salah satunya adalah Komar (28), warga asli Palampang Desa Ciwaru Kecamatam Ciemas, yang kini berprofesi sebagai Tour Guide dan penyedia Jasa Parahu di kawasan pantai palampang. Komar yang setia mengantarkan wisatawan yang ingin pergi ke Pulau Mandra, Pulau Manuk, Pulau Lapa Bantal, Pulau Kunti, Pasir Putih dan juga snorkling, memasang tarif yang cukup murah dengan perahunya.
"Saya mah cukup seratus ribu rupiah perorang, sudah bisa saya antar keliling ke Pulau Mandra, Pulau Manuk, Pulau Lapa Bantal, Pulau Kunti, Pasir Putih dan snorkling", ujar Komar.
"Jumlah wisatawan biasanya di hari Sabtu dan Minggu yang banyak, kalau hari biasa plaing sekitar antara 10 irang yang saya antar", lanjut Komar.
"Saya Optimis, wisatawan baik domestik maupun mancanagara akan meningkat bila promosi dan pembenahan dilakukan secara intensif oleh pemerintah dan pihak pengelola. Saat ini masih belum maksimal sepertinya", turur Komar.
Lebih lanjut Komar mengatakan bahwa di kawasan Geopark Ciletuh ini, bukan hanya kaya dengan obyek wisata yang menarik, namun juga ragam dengan potensi dan sumber yang bagus bagi dunia ilnu pengetahuan, penelitian dan pendidikan.
Dirinya berharap, keberadaan Geopark Ciletuh yang digadang-gadang sebagai destinasi wisata nasional ini, bisa dikelola lebih serius oleh pemerintah. "Kebijakan pemerintah, terkait untuk pembenahan Geopark ke arah yang lebih baik, sangat dinanti warga maupun wisatawan yang datang kesini, pungkas Komar.
Salah satunya adalah Komar (28), warga asli Palampang Desa Ciwaru Kecamatam Ciemas, yang kini berprofesi sebagai Tour Guide dan penyedia Jasa Parahu di kawasan pantai palampang. Komar yang setia mengantarkan wisatawan yang ingin pergi ke Pulau Mandra, Pulau Manuk, Pulau Lapa Bantal, Pulau Kunti, Pasir Putih dan juga snorkling, memasang tarif yang cukup murah dengan perahunya.
"Saya mah cukup seratus ribu rupiah perorang, sudah bisa saya antar keliling ke Pulau Mandra, Pulau Manuk, Pulau Lapa Bantal, Pulau Kunti, Pasir Putih dan snorkling", ujar Komar.
"Jumlah wisatawan biasanya di hari Sabtu dan Minggu yang banyak, kalau hari biasa plaing sekitar antara 10 irang yang saya antar", lanjut Komar.
"Saya Optimis, wisatawan baik domestik maupun mancanagara akan meningkat bila promosi dan pembenahan dilakukan secara intensif oleh pemerintah dan pihak pengelola. Saat ini masih belum maksimal sepertinya", turur Komar.
Lebih lanjut Komar mengatakan bahwa di kawasan Geopark Ciletuh ini, bukan hanya kaya dengan obyek wisata yang menarik, namun juga ragam dengan potensi dan sumber yang bagus bagi dunia ilnu pengetahuan, penelitian dan pendidikan.
Dirinya berharap, keberadaan Geopark Ciletuh yang digadang-gadang sebagai destinasi wisata nasional ini, bisa dikelola lebih serius oleh pemerintah. "Kebijakan pemerintah, terkait untuk pembenahan Geopark ke arah yang lebih baik, sangat dinanti warga maupun wisatawan yang datang kesini, pungkas Komar.
