![]() |
| Sumber foto: Herdi Gustaman |
MediaJampang.co.id,- Keseriusan Pemerintah desa wangunreja dalam pengembangan Inovasi desa mulai terlihat kegiatan yang Di inisiasi Oleh BUMDES Desa Wangunreja beserta Bumdes Indo berupaya lakukan inovasi pengembangan usaha dengan membudidayakan lebah madu trigona mulai bergeliat terbukti dengan di adakannya kegiatan bimtek peningkatan kapasitas lebah madu trigona tahun 2019
Bertempat di Aula desa wangun reja dengan pemateri yang di tunjuk oleh Bumdes indo dari pengurus Asosiasi lebah indonesia serta wakil dari pihak kecamatan nyalindung yang juga Anggota BUMDes indo oleh kasi bidang pemberdayaan serta sebanyak 40 peserta perwakilan masyarakat hadir dan sangat antusisa mengikuti kegiatan tersebut (31/7).
Kegiatan ini bertujuan untuk menambah pemahaman dan segi keilmuan bidang budidaya lebah madu yang memang dahulu pernah di kembangkan di desa wangunreja.
Kepada mediajampang.co.id iwan nirwana(kasi pemberdayaan/pengurus BUMDes indo) mengatakan bahwa kegiatan ini akan sukses dan dapat berjalan sesuai harapan apabila semua pihak baik Stekholder dan masyarakat benar-benar berkomitmen mau mengembangkan budidaya madu trigona ini
Di lain pihak dalam hal ini yusri satriana (perwakilam BUMDes indo /asosiasi lebah madu indonesia) mengapresiasi animo masyarakat yang hadiri kegiatan bimtek ini yang merupakan bimtek yang pertama kali di adakan di wilayah kecamatan nyalindung sekaligus tindak lanjut keseriusan BUMDes indo dalam pengembangan lebah madu teigona dan berharap wangunreja menjadi pionir untuk daerah lain khususnya di Jawa Barat.
Di lain pihak kepala desa Wangureja Ali nurdi mengatakan bahwa Pemdes wangureja akan mendukung penuh program tersebut dan berharap bisa berhasil mendongkrak penghasilan warga masyarakat khususnya warga desa wangunreja.
Bertempat di Aula desa wangun reja dengan pemateri yang di tunjuk oleh Bumdes indo dari pengurus Asosiasi lebah indonesia serta wakil dari pihak kecamatan nyalindung yang juga Anggota BUMDes indo oleh kasi bidang pemberdayaan serta sebanyak 40 peserta perwakilan masyarakat hadir dan sangat antusisa mengikuti kegiatan tersebut (31/7).
Kegiatan ini bertujuan untuk menambah pemahaman dan segi keilmuan bidang budidaya lebah madu yang memang dahulu pernah di kembangkan di desa wangunreja.
Kepada mediajampang.co.id iwan nirwana(kasi pemberdayaan/pengurus BUMDes indo) mengatakan bahwa kegiatan ini akan sukses dan dapat berjalan sesuai harapan apabila semua pihak baik Stekholder dan masyarakat benar-benar berkomitmen mau mengembangkan budidaya madu trigona ini
Di lain pihak dalam hal ini yusri satriana (perwakilam BUMDes indo /asosiasi lebah madu indonesia) mengapresiasi animo masyarakat yang hadiri kegiatan bimtek ini yang merupakan bimtek yang pertama kali di adakan di wilayah kecamatan nyalindung sekaligus tindak lanjut keseriusan BUMDes indo dalam pengembangan lebah madu teigona dan berharap wangunreja menjadi pionir untuk daerah lain khususnya di Jawa Barat.
Di lain pihak kepala desa Wangureja Ali nurdi mengatakan bahwa Pemdes wangureja akan mendukung penuh program tersebut dan berharap bisa berhasil mendongkrak penghasilan warga masyarakat khususnya warga desa wangunreja.
