Home » » Bawa 500 Butir Munisi, Pelintas Batas Diamankan Satgas Yonif R 303 di Tapal Batas

Bawa 500 Butir Munisi, Pelintas Batas Diamankan Satgas Yonif R 303 di Tapal Batas

Written By Samsun Ramlie on Jumat, 27 Desember 2019 | Desember 27, 2019

Laporan : Andi Utara
Editor : Muhammad Zidan

Satgas TNI Yonif 303/SSM mengamankan pelintas batas yang kedapatan membawa 500 butir munisi
LINGKARPENA.id - KALTIM - Seorang warga pelintas batas yang kedapatan membawa 500 butir munisi, diamankan Satgas Yonif 303/SSM. Saat itu, dilokasi perlintasan batas sedang menggelar pemeriksaan rutin, tepatnya di Kampung Long Nawang, Kalimantan Timur.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas Yonif Raider 303/SSM Kostrad Letkol Inf Taufik Ismail, S.Sos, M.I.Pol., Mahakam Ulu, Long Nawang, Kalimantan Timur, Jumat (27/12/2019).

Letkol Inf Taufik Ismail mengatakan, tidak hanya minuman keras (miras) dan narkoba yang menjadi sumber ancaman keamanan dan ketertiban di wilayah perbatasan RI-Malaysia.

"Iya, ini masalah kepemilikan senjata api ilegal. Tentunya ini menjadi salah satu ancaman dan tantangan yang sangat serius, makanya kami amankan," ujarnya.

Pelaku pembawa 500 butir munisi yang diamankan prtugas Satgas Yonif 303/SSM Kaltim 
"Seperti saat kejadian pada Rabu (25/12/2019) lalu, seorang warga kedapatan membawa 500 butir munisi penabur ilegal kaliber 12 mm tanpa dilengkapi dokumen resmi," paparnya.

Diterangkannya, kegiatan yang dipimpin Danpos Long Nawang, Lettu Inf Fauzi Abdurrachman, S.T.Han., tersebut, dilakukan secara rutin. Tujuannya untuk mencegah berbagai tindakan dan penyalahgunaan barang-barang ilegal.

"Ya, dikhawatirkan terdapat barang illegal yang tidak boleh masuk ke Indonesia yang dapat merugikan negara, khususnya masyarakat ditapal batas," sambungnya.

"Ya, pemeriksaan ini dilakukan tentu sesuai prosedur, dimana anggota memeriksa kendaraan mulai dari depan, bawah, atas dan belakang kendaraan," tutur Dansatgas.

Dirinya berharap, dengan diintensifkannya pemeriksaan rutin, kedepannya dapat menyadarkan para pelintas batas untuk lebih taat hukum dan peraturan yang berlaku.

Kegiatan tersebut mendapatkan dukungan positif dari masyarakat tapal batas. Mereka berharap kegiatan itu dapat dilakukan secara rutin guna mencegah barang terlarang dan ilegal keluar atau masuk ke Negara RI atau sebaliknya. Terutama kegiatan tersebut, guna menjaga stabilitas dan keamanan.
(Sumber : Dispenad).
Share this article :
Saba Desa
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2013. INDOMOLA - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger