![]() |
| Kebakan hanguskan rumah milik Buloh, warga Kampung Neglamrkar, Rt. 07/04 Desa Tanjung, Kecamatan Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi, Rabu (11/12/2019) pagi. |
Koordinator Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Sukabumi, Daeng Sutisna mengatakan, peristiwa kebakaran yang terjadi sekira pukul 09.30 WIB. Api pertama kali diketahui tetangga oleh tetangga Buloh. Melihat kejadian itu, warga setempat langsung berupaya mamadamkan api. Namun, upaya mereka gagal, api lebih cepat melalap bangunan rumah karena terbuat dari bahan material yang mudah terbakar, sehingga dalam waktu 40 menit rumah ludes tak tersisa.
![]() |
| Setiba dilokasi petugas Pemadam Kebakaran, Api sudah meluluh lantahkan Rumah milik Buloh. |
Berdasarkan peninjauan petugas dilapangan, diduga kuat kebakaran rumah korban, berasal dari korseleting listrik. Sebab, saat kebakaran tetangga korban banyak yang melihat api pertama menjalar di atap rumah korban. "Selang berapa menit, api itu langsung menjalar ke bangunan lainnya hingga nyaris rata dengan tanah," imbuhnya.
Saat ini, seluruh keluarga korban sudah dievakuasi oleh pemerintah setempat ke rumah sanak saudara terdekatnya. Sementara untuk jumlah kerugian ditaksir mencapai Rp75 juta. Untuk mengantisipasi peristiwa serupa, BPBD Kabupaten Sukabumi menghimbau kepada seluruh warga Kabupaten Sukabumi, untuk meningkatkan kewaspadaannya, terutama saat meninggalkan rumahnya masing-masing. Seperti mengecek kondisi intalansi listrik di rumahnya.
"Saya sarankan kepada warga agar menggunakan kabel listrik yang sesuai dengan PLN. Selain itu, bila bepergian diharapkan mengecek terlebih dahulu rumahnya. Seperti kompor gas, kabel listrik dan lainnya yang dapat berpotensi terjadinya kebakaran. Iya, kebanyakan peristiwa kebakaran terjadi di Sukabumi, khususnya wilayah Sukabumi Selatan terjadi akibat korseleting listrik," pungkasnya.
![]() |
| Puing puing sisa kebakaran pada rumah milik Buloh |
"Saya sudah melaporkan kepada bapak Bupati atas bencana kebakaran di wilayah Jampangkulon tadi. Ya, sambil menunggu bantuan dari Pemda, Insyaallah kami akan mengadakan kegiatan pengumpulan bantuan, untuk selanjutnya diberikan kepada korban bencana kebakaran," singkat Camat, melalui pesan whastapp nya.


