Reporter : coing / A w
LINGKARPENA.ID , CISAAT – Dedi Ruslan pengusaha muda asal Sukabumi mendatangi Sekretariat Badan Pemenangan Pemilihan Kepala Daerah (BAPPDA) Partai persatuan pembagunan di Jln. Tipar km 7 Kecamatan Cisaat Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat untuk mendaftar sebagai Calon Bupati pada Pemilihan Bupati Sukabumi 2020.
Berniat untuk membangun Kabupaten Sukabumi lebih baik dirinya maju mendaftar sebagai Calon Bupati di ajang Pilkada Sukabumi 2020.
"Ini adalah panggilan hati, berbicara membangun Kabupaten Sukabumi merupakan keikhlasan dan berbicara apa yang ada dalam pikiran kita," ujar Pengusaha Industri Manufaktur Dedi Ruslan AMD, Ak. Ami, S.T kepada Lingkarpena.id usai pendaftaran, jum'at (17/1/2020) secara mengucap Bismillah.
Dedi mengaku, selama 20 tahun di Industri Manufaktur yang di gelutinya ada satu pengalaman yang menurutnya bisa di kembangkan di Sukabumi dan di maksimalkan secara nyata. ”Kalau kita berbicara kerja nyata berarti kita harus kerja diaplikasikan serta mengimplementasikan dilapangan, bukan dengan kata-kata,” tegasnya.
"Kebetulan sebelum mempunyai niat ke sini pun dengan mempunyai bekal perjalanan yang nyata selama 20 tahun di dunia Industri membesarkan daerah-daerah lain, Insyaallah mulai hari ini saya ikrarkan untuk kembali ke Sukabumi hanya untuk kepedulian guna membangun Kabupaten Sukabumi dengan nyata dan jelas," bebernya.
Lebih jauh Dedi mengatakan bahwa jika mau menggali, banyak potensi di Kabupaten Sukabumi yang bisa digali, terlagi dari Sumber daya Alam dan sumber daya manusianya tidak ada yang kurang.
Dedi juga menyatakan bahwa sebelumnya ia pernah melobi Partai lain dan tetap konsisten akan membangun Kabupaten Sukabumi dengan Ekonomi kerakyatan, Ekonomi mandiri dan Ekonomi berdikari.
"Insyaallah di Partai persatuan pembagunan ini Menjadi pertimbagan . saya secara pribadi berdo'a dari Pimpinan di DPC Partai persatuan pembagunan dan kebijakan Partai agar memperhitungkan dengan mendaftar saya sebagai Calon Bupati Sukabumi ,” ungkapnya.
Dedi menyebut bahwa Kabupaten Sukabumi butuh seorang Pemimpin yang benar lantaran sedang mengalami krisis kepemimpinan. “Bukan tidak melihat sisi baiknya, akan tetapi kalau ada yang lebih baik kenapa tidak,” tandasnya.
Dedi juga menjelaskan, krisis yang paling utama di Kabupaten Sukabumi itu yang sudah di gambarkan kepada internal partai persatuan pembagunan yakni Link secara pusat, di Kabupaten Sukabumi ini sambung Dedi, terlihat jauh dari ketinggalan. Padahal kata Dedi, Sukabumi bisa menjadi daerah penyangga yang hebat, seperti perlu adanya bandara, Jalan Tol, fasilitas kereta api, pemberdayaan SDA dan SDM. Semua ini tutur Dedi perlu dimaksimalkan agar Kabupaten Sukabumi tidak ketinggalan.
“Maka dengan itu kalau membangun Kabupaten Sukabumi hanya menunggu bantuan dari daerah dan pusat semua birokrasinya akan repot serta saya ikrarkan, hibahkan apa yang di cita-citakan, Insyaallah pada bulan Januari ini akan mendirikan salah satu Yayasan Aku Anak Indonesia untuk kemaslahatan umat dan juga membangun rumah Inspirasi Indonesia Bangkit," pungkasnya.
Sementara itu wakil ketua I DPC PPP Kabupaten Sukabumi yang juga sebagai ketua panitia Desk Pilkada Center Tomi Ardi mengatakan tahun 2020 saya mengudang para tokoh untuk menyeleksi yang akan berniat bertarung pada pada pilkada 2020 tentunya hasil akhir daripada keputusan kita kembalikan lagi ke internal DPP PPP .
Ini hari ter akhir untuk pendaftaran bagi para calon kandidat jum'at tanggal 17 januari 2020 sampai jam 00.00 wib malam langsung penutupan setelah pak Dedi Ruslan ini masih ada Dua kandidat yang akan mendaftar ,tuturnya .
Kang Dedi Ruslan Dapftar calon Bupati sukabumi ke DPC PPP
Written By Samsun Ramlie on Kamis, 16 Januari 2020 | Januari 16, 2020
Label:
Politik

