Edirot : Muhammad Zidan
![]() |
| Kebakaran hanguskan seluruh asrama dan rumah Pondok Pesantren Daarul Mubtadiin Jalan Raya Munjul, Kabupaten Pandeglang Banten, pada kamis (9/1) malam. |Sumber Foto : Istimewa |
Api begitu cepat membakar seluruh Pondok Pesantren Putra dan Putri termasuk rumah milik pengasuh Pondok Pesantren Daarul Mubtadiin. Dugaan sementara penyebab kebakaran terjadi akibat kosleting arus pendek listrik. Api tidak bisa dijinakan, dalam waktu sekejap Asrama Putra dan Putri termasuk rumah Pengasuh Pondok Pesantren Daarul Mubtadiin, Munjul Pandeglang, nyaris rata dengan tanah.
Menurut Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Forum Studi Islam (FSI) Cibaliung KH. Aang Khunaefi, beserta Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) Front Pembela Islam (FPI) Kecamatan Munjul, KH. Aminuddin saat berkunjung ke lokasi bencana kebakaran mengatakan turut berduka atas bencana yang menimpa Pondok Pesantren Daarul Mubtadiin tersebut.
![]() |
| Kondisi saat ini Ponpes Daarul Mubtadiin pasca kebakaran |foto:ist |
"Api begitu cepat membakar Ponpes ini. Kami mencoba memadamkan api dengan alat seadanya, namun semuanya sia sia api terlalu besar untuk dipadamkan. Iya, semua peralatan raib, alquran, kitab, dokumen penting dan lainnya tidak bisa terselamatkan. Alhamdulillah tak ada korban jiwa," terang Kyai Ikna pada lingkarpena.id pada Jumat (10/1/2020).
Diketahui saat ini, Pondok Pesantren Daarul Mubtadiin, memiliki santri putra-putri seluruhnya berjumlah 50 orang. Namun, yang menetap saat terjadi kebakaran cuma 20 orang. Dari jumlah kobong (kamar) yang ada berjumlah 8 Kobong bertingkat. Taksiran kerugian dari bencana kebakaran tersebut diperkirakan mencapai Rp. 150.000.000. juta (Seratus lima puluh juta rupiah) termasuk 1 Unit kendaraan roda dua yang ikut terbakar.
Sementara itu, Ketua DPW FSI dan FPI cabang Kecamatan Munjul akan berusaha membantu meringankan bencana yang menimpa Ponpes Daarul Mubtadiin tersebut. Pihaknya akan melakukan penggalangan dana untuk Ponpes Daarul Mubtadiin agar segera bisa dibangun dan beroperasi kembali seperti sebelumnya.
"Kami pengurus FPI Munjul beserta FSI Cibaliung, In Sya Allah secepatnya melakukan koordinasi dengan yang lainnya. Iya, penggalangan dana pastinya akan kami lakukan agar Pondok Pesantren Daarul Mubtadin ini bisa dibangun kembali dalam waktu dekat. Doa kan saja," ucap KH. Aminuddin (FPI) Munjul dan KH. Aang Khunaefi (DPW FSI) Cibaliung, seraya pungkas keduanya.

