Home » » Milangkala Paguyuban Pasundan dan STH Pelopori Budaya Tanam Pohon Di Nyalindung

Milangkala Paguyuban Pasundan dan STH Pelopori Budaya Tanam Pohon Di Nyalindung

Written By Samsun Ramlie on Sabtu, 15 Februari 2020 | Februari 15, 2020



Lingkarpena.id , sukabumi - Nyalindung Giat acara Budaya tanam pohon diwilayah bencana pergerakan  tanah yang di adakan di lapang Ranca Oray nyalindung.

Abah Ruskawan menyampaikan saat di wawancara Lingkarpena.id , Sampurasun Nun, saya selaku wakil dari paguyuban Pasundan dan selaku ketua Sekolah tinggi Hukum pasuundan ( STH ) pas acara ini sekaligus dalam rangka milangkala paguyuban pasundan yang ke - 107 tahun dan ulang tahun STH yang Ke - 56 tahun.

kegiatan nya menanam pohon sekaligus santunan dan gelar budaya dan dikaitkan juga dengan adanya bencana longsor dinyalindung hususnya di Desa Kertaangsana.

paling tidak paguyuban pasundan semoga saja dalam upaya ikut melestarikan budaya tradisi juga ikut memanimalisir korban bencana terutama yang berada di hantura ada 72 yang diluar 80 berarti ada di angka 150 termasuk hari ini kami menanam pohon baik itu tanaman pohon keras dan pohon buah .

Dalam sabda baginda jika tau besok mau kiamat baginda masih menyuruh menanam biji kurma itu ada di surat Al'imron ayat 46 dimana tanaman berhijau daun maka bertasbih lah pada penanamnya dan lingkungan nya.

Lanjut' Abah Ruskawan kami sebagai pionir dalam gerakan penanaman pohon di Nyalindung agar bisa menahan pergerakan tanah dan longsor mudah - mudahan kedepan bisa dicontoh dan di ikuti oleh berbagai komponen yang berada di Kota dan kabupaten sukabumi hususnya di Jawa Barat.

semoga penanaman pohon ini bisa jadi men inspirasi apakah dari TNI,BUMN,BUMD dan komponen lainnya.Pungkasnya.

Nyalindung , 15 februari 2020
kabupaten Sukabumi
Jawa Barat.

(Red)
Share this article :
Saba Desa
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2013. INDOMOLA - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger