Home » » Kenaikan BPJS Batal, Bupati Sukabumi: Kadang - Kadang Ngalieurkeun

Kenaikan BPJS Batal, Bupati Sukabumi: Kadang - Kadang Ngalieurkeun

Written By Samsun Ramlie on Selasa, 10 Maret 2020 | Maret 10, 2020

Reporter: Wafiq Hidayat
Editor: Muhammad Zidan
Kantor BPJS Kesehatan Palabuhanratu, Sukabumi. |Sumber foto: Wafiq Hidayat
Lingkarpena.id,-SUKABUMI - Batalnya kenaikan iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan langsung ditanggapi oleh Bupati Sukabumi, Marwan Hamami. Menurut Marwan, secara pribadi dirinya lebih sepakat BPJS Kesehatan itu dibubarkan saja, karena membuat anggaran itu menjadi double.

"Kalau saya mah, sebagai pribadi mending bubarkan BPJS Kesehatan itu. Ya, tidak usah membayar lagi dan kembalikan seperti dulu ke Jamkesda," tegas Marwan, kepada lingkarpena.id, Selasa (10/3/2020).

Karena menurutnya, saat ini masih banyak masyarakat yang tidak punya BPJS Kesehatan itu minta lagi ke Pemerintah Daerah. Ditambah, BPJS Kesehatan itu lebih cenderung ke asuransi ketimbang Jamkesda yang lebih ke bantuan sosial.

"Balikin lagi ke daerah, jadi Jamkesda lagi. Jangan pusing dua kali, supaya tidak double anggaran. Mending seperti dulu Jamkesda, jadi semuanya urusan negara. Ayeuna  Pemda titah mayar ari telat saetik tidak bisa di komplain balik deui kana bantuan sosial, kadang - kadang sok ngalieur keun, ari saya mah setuju dibubar keun," pungkas Marwan.
Share this article :
Saba Desa
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2013. INDOMOLA - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger