Editor: Muhammad Zidan
![]() |
| Hamzah Gurnita | Sumber foto: Istimewa |
Menurut Hamzah, Bupati Sukabumi Marwan Hamami telah mengalokasikan anggaran yang begitu besar untuk penanganan Pandemi Corona atau Covid-19 di Kabupaten Sukabumi dengan memotong beberapa alokasi anggaran di beberapa Dinas.
"Sebaiknya Dinas-dinas yang menggunakan anggaran bisa memberikan penjelasan pos anggaran mana saja yang di geser untuk penanganan Covid-19 tersebut untuk segera memberikan laporan untuk dipertanggungjawabkan, jangan sampai kebijakan yang dikeluarkan oleh bupati dijadikan alasan atau saling lempar. Karena kalau terus seperti ini pasti bupati yang menjadi sasaran masyarakat dan selalu yang disalahkan," kata mantan Sekretaris DPD Partai Hanura Kabupaten Sukabumi ini kepada lingkarpena.id, Sabtu (11/04/2020).
Namun begitu, Hamzah menyarankan agar DPD PPNI bisa berkomunikasi secara baik kepada tim yang sudah dibentuk untuk menanyakan anggaran dan penggunaannya termasuk untuk tim medis yang menangani, agar penanganan Covid-19 di Kabupaten Sukabumi menjadi maksimal dan segera berakhir.
"Langkah yang seharusnya d tempuh, apalagi PPNI kan bisa langsung komunikasi dengan tim satgas. Kalau seperti itu, Kasihan Pak Bupati, ketika yang dibawahnya lambat, pasti yang akan jadi sasarannya tetap Pak Bupati, padahal oknum para pembantunya tidak mampu mengimbangi kecepatan kerja Pak Bupati," pungkas Hamzah.
