![]() |
| Salah satu lampu PJU padam di jalan Tenjoresmi Palabuhanratu. | Sumber foto: Wafik Hidayat |
Pasalnya, dibeberapa lokasi menjadi gelap gulita sehingga mengurangi kenyamanan bahkan berpotensi menimbulkan kecelakaan. Warga meminta agar Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sukabumi segera memperbaiki lampu PJU yang rusak.
Pengguna jalan, Deri Priatna (38) warga Desa Cimajagirang mengatakan, banyaknya lampu PJU yang padam berdampak buruk pada aktivitas masyarakat. Terlebih pada profesi tertentu seperti tukang ojek, sopir dan karyawan yang sering pulang malam.
"Kadang saya harus berhenti dulu kalau berpapasan sama mobil, apalagi mobil besar seperti truk, serab pisan (sangat silau)," ujarnya kepada lingkarpena.id, Kamis (25/6/2020).
Belum lagi resiko kecelakaan di sepanjang jalan yang tidak ada pemukiman warga lantaran menjadi lebih gelap. Seperti daerah Citepus hingga Samudera Beach Hotel.
"Saya saja pernah jatuh masuk ke saluran air di jalan dekat SBH, untung saja tidak luka parah cuma lecet karena bawa motornya pelan," ungkapnya.
Dia berharap pihak dinas terkait peka dan segera merespon masalah ini. Sebab, lampu PJU memang penting dan sangat besar manfaatnya bagi masyarkat terutama pengendara.
"Masalah ini kan tanggung jawab dishub. Saya yakin mereka tahu kalau lampu PJU banyak yang rusak, mereka juga kan pengguna jalan," ucapnya.
Senada dikatakan warga Desa Cikakak Kabupaten Sukabumi, Nurman (32). Dia berharap lampu yang rusak bisa segera diperbaiki, agar masyarakat pengguna jalan nyaman jika berkendara di malam hari.
"Semoga segera diperbaiki, pemerintah kan ada anggaran perbaikannya. Jadi saya kira tidak perlu menunggu lama," tandasnya.
Reporter : Wafik Hidayat
Editor : Surya Adam

