![]() |
| Pool bus MGI Palabuhanratu tampak sepi aktivitas lantaran belum bisa beroperasi akibat penerapan PSBB di Kabupaten Sukabumi | Sumber foto : Wafik Hidayat |
Lingkarpena.id, SUKABUMI - Pemberhentian beroperasinya bus Maya Gapura Intan (MGI) tujuan Sukabumi dan Bogor dari terminal tipe B Palabuhanratu membuat perusahaan jasa transportasi umum ini merugi.
Hal itu diungkap pengurus MGI Palabuhanratu, Iskandar kepada lingkarpena.id, Kamis (11/6/2020).
Menurutnya, sejak diberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kabupaten Sukabumi armada bus tujuan Sukabumi dan Bogor tidak bisa beroperasi. Dampaknya, manajemen perusahaan harus menerapkan kebijakan penyesuaian untuk memangkas biaya operasional.
"Karena tidak ada pemasukan dan terus merugi, manajemen harus membuat banyak kebijakan untuk menekan biaya operasional. Baik kebijakan pada karyawan maupun sopir dan kondektur," ujarnya kepada lingkarpena.id, Kamis (11/6/2020).
Lanjut Iskandar, kerugian perusahaan belum dihitung secara pasti namun dipastikan nilainya sangat besar. Itu berdampak besar juga pada semua elemen di perusahaan, terlebih pada sopir dan kondektur yang berjumlah sekitar 120 orang.
"Dengan terpaksa untuk sementara ini sopir dan kondektur kita rumahkan dulu. Nanti kalau sudah jalan kita panggil lagi dan khusus untuk sebagian karyawan jam kerjanya kita batasi," ungkapnya.
Jika PSBB tidak diperpanjang kemudian new normal diberlakukan dan bus bisa beroperasi kembali, dia mengatakan siap mengikuti semua intruksi pemerintah. Terlebih aturan penerapan protokol kesehatan kendaraan angkutan umum.
"Saya berharap PSBB tidak diperpanjang dan tanggal 13 Juni kami bisa beroperasi kembali seperti biasa walaupun dibatasi," tutup dia.
Reforter : Wafik Hidayat
Editor : Surya Adam
Editor : Surya Adam
