Lingkarpena.id , sukabumi - Agama adalah tiang negara. Anak anak harus dibiasakan dari kecil untuk belajar shalat, maghrib mengaji, sodaqoh, sebagai salah satu bentuk pendidikan karakter.
Demikian diungkapkan Bupati Sukabumi, Marwan Hamami dalam sambutannya saat membuka acara Pekan Keterampilan dan Seni Pendidikan Agama Islam (PAI) di alun-alun Mesjid Agung Cicurug, Jumat (14/2/2020).
Lebih lanjut Marwan mengatakan bahwa di negara luar seperti di jepang, untuk seleksi masuk SD, ditest dengan materi pendidikan karakter, seperti apa bisa memasang dan membuka tali sepatu, dan hal-hal lain yang berhubungan dengan pendidikan karakter.
"PAI harus bisa menjawab tantangan zaman terutama dampak negatif dari kemajuan teknolgi. Bagaimana kita hari ini mendidik anak anak dengan kekuatan akidah, dan kita harus bisa menciptakan pemimpin-pemimpin masa depan melalui pendidikan karakter..Sebab pemimpin-pemimpin bangsa di masa lalu, mayoritas adalah hasil pendidikan Islam, seeprti KH. Agus Salim, KH. Ahmad Dahlan, KH. Eahid Hasyim dan lain sebagainya", tegas Marwan.
Masih kata Marwan, bahwa Allah akan menciptakan pemimpin sesuai dengan jamannya. Dan untuk itu kita harus melakukan pendidikan karakter yang salah satunya melalui pendidikan agama Islam sejak dini kepada generasi penerus sejak dini.
Penghapusan Ujian nasional membuka peluang anak didik yang berlokasi di Sukabumi, yang di pelosok, bisa bersaing dengan anak didik sekolah yang di kota-kota.
Reporter : Andi Utara


