Home » » Dampak Pasir Besi di Sukabumi Mulai Memanas

Dampak Pasir Besi di Sukabumi Mulai Memanas

Written By Samsun Ramlie on Kamis, 14 Mei 2020 | Mei 14, 2020

Reporter: Tim lingkarpena.id
Editor: Muhammad Zidan

Cupkikan dari video penganiayaan korban yang viral di media sosial.|sumber foto:Ist
Lingkarpena.id,- PAJAMPANGAN - Pro kontra soal keberadaan tambang pasir besi di Kecamatan Cibitung mulai memanas. Seorang Kyai H. M Idih (67) warga Cikurutug rt:02/01 Desa Kademangan, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, menjadi korban penganiayaan dari salah satu oknum Ketua Ormas Manggala Kecamatan Cibitung Kabupaten Sukabumi, Rabu (13/3/2020) petang. 

Pristiwa itu terjadi sekitar pukul 17.00 WIB. Perselisihan antara Ormas Manggala, PP dengan Ormas Gempa, Poskab Sapujagat (Yang tergabung dalam Jampang Meta). Saat itu Korban datang dengan tujuan untuk melerai agar tidak terjadi keributan didaerah tersebut. Tidak terima dengan perkataan sang Kyai warga setempat, Oknum Ormas Manggala langsung menyerang korban. 

"Apabila mau ribut silahkan ditempat lain," kata Korban penganiayaan H. M Idih, yang saat itu tujuannya mau merelai kedua Ormas yang sedang adu argumen, juga pada saat pun banyak warga setempat pada mengambil vidio.

Dengan adanya tindakan korban, diduga  memicu kemarahan dari pihak ormas Manggala (Sdr. Geheng) sehingga menghampiri korban memukul dan menendang korban dibagian dada hingga korban terjatuh. Setelah kejadian tersebut, kemudian Oknum pelaku dan rombongan Ormas Manggala meninggalkan lokasi dengan menggunakan kendaraan roda empat.

Menurut saksi kejadian Andi, sekitar pukul 10.00 WIB kemarin Ketua Ormas Gempa Pajampangan (Sdr. Opik) meminta saksi untuk mengantar ke Pos Perhutani dengan tujuan ingin berkoordisasi bersama aktivis peduli lingkungan Jampang Meta dan pihak Perhutani untuk menutup akses jalan perhutani. Hasil dari koordinasi dengan perhutani, menyetujui untuk menyetop armada pengangkutan Pasir Besi PT KSP yang bertempat di Ciroyom Desa/Kecamatan Cibitung.

Kasus penganiayaan tersebut, kini sudah ditangani pihak kepolisian Polres Sukabumi. Pihak keluarga sudah membuat laporan resmi kepolisian atas penganiayaan terhadap Kyai M Idih tersebut. 

"Pelaku sudah di amankan pihak kepolisian. Sudah kita amankan. Silahkan ke Kasat Reskrim atau ke Humas saja," kata Kapolres Sukabumi AKBP Nuredi irwansyah Putra saat di konfirmasi, seperti yang dikutif detiknews.com


Share this article :
Saba Desa
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2013. INDOMOLA - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger