![]() |
| Ketua Yayasan Darull Arrum Fatimah (Yadafa) Cireunghas, Dr Mochammad AE Danuraeni memberikan sambutan di prosesi peletakan batu pertama, Minggu (12/7/2020). | Sumber foto : istimewa |
Hadir pada kesempatan itu, Ketua Yayasan Darull Arrum Fatimah Dr Mochammad AE Danuraeni, Kabag Kesra Unang Sudarman, Ketua MUI Kota Sukabumi H. Apep Sefullah, Ketua Baznas H. U. Ruyani, Ketua STH Pasundan Abah Ruskawan, Kapolsek Cireunghas Iptu Ujang Taan, Kepala Desa Cipurut Dasep dan tamu undangan lain.
Ketua Yayasan Darull Arrum Fatimah Dr Mochammad AE Danuraeni mengatakan, pembangunan yayasan ini dilakukan dalam rangka rasa syukur kepada Allah SWT. Pembangunan juga atas inisiatif dirinya dan pendanaan sendiri.
"Ini (bentuk) rasa syukur saya kepada Allah SWT atas nikmatnya, kami bersama istri dan keluarga membangun yayasan ini," ungkapnya saat peletakan batu pertama di Cireunghas, Minggu (12/7/2020).
Ia menjelaskan, rencananya yayasan pendidikan keagamaan ini akan dibangun di atas lahan seluas 5.000 meter persegi. Mulai dari Pondok Pesantren, SMK, Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), dan lainnya.
"Kami meminta kepada seluruh pihak pemerintah dan warga sekitar, bahwa kegiatan Yadafa akan dibangun atas tujuan meningkatkan dunia pendidikan keagamaan di Cireunghas dan umumnya di Kabupaten Sukabumi," paparnya.
Sementara itu, Kabag Kesra Pemkab Sukabumi Unang Sudarman mengatakan, sebagai perwakilan Pemkab Sukabumi dirinya sangat mendukung pembangunan Yadafa ini.
Menurutnya, dunia pendidikan yang berkembang dengan pesat saat ini harus terus dipacu. Sehingga dengan adanya yayasan ini harus bisa membawa perubahan ke depan.
"Dunia pendidikan keagamaan harus terus kita jaga, sehingga kami sangat mendukung sekali pembangunan Yayasan Darull Arrum Fatimah ini," ucapnya.
Senada dikatakan Ketua Baznas Kabupaten Sukabumi, H.U. Ruyani, bahwa pembangunan akhlak dan akidah saat ini harus terus di jaga dan terus dipelajari. Seperti hadirnya Yadafa yang bisa mencetak generasi bangsa yang beriman dan bertakwa dengan menguatkan ilmu teknologi.
"Terkadang dengan ilmu teknologi yang canggih dan modern ini, dunia anak-anak berlabuh terlalu dalam dan menjadi salah kaprah. Nah semoaga dengan adanya Yadafa ini bisa terus menciptakan anak-anak yang diunggulkan," pungkasnya.
Reporter : redaksi/rls
Editor : Surya Adam


