Home » » Ibu Bupati Angkat Bicara Soal Bank Emok

Ibu Bupati Angkat Bicara Soal Bank Emok

Written By Samsun Ramlie on Kamis, 05 Desember 2019 | Desember 05, 2019



Mediajampang.co.id-WARUDOYONG
Dra. Yani Djatnika dan kabid pemberdayaan masyarakat DPMD
POTO// ARIS WBS.  
PENDOPO SUKABUMI-Disela acara Bulan bakti gotong royong (BBGR) Ibu Bupati ketua PKK dan FSKSS " Yani Djatnika Marwan,menyampaikan saat di wawancara mediajampang.co.id Bulan ini merupakan bulan gotong royong masyarakat yang ke 16 untuk mengiatkan lagi budaya gotong royong dengan memberikan program-pogram dan kegiatan-kegiatan yang dilakukan di Desa-desa masing-masing ada bidang kemasyarakatan, bidang budaya kemudian ke agamaan,ekonomi dan lingkungan juga sehingga mereka dapat melakukan kegiatan bersama-sama dan memunculkan Inovasi-inovasi baru pada saat pelaksanaan kegiatan BBGR ini.
Kamis (5/12/2019).

Singung soal Bank Emok"Ibu Yani,ini sebetulnya UP2K itu di PKK adalah untuk meminimalisir Bank Emok itu jadi kalau OP2PKK nya maju insya allah ga ada lagi Bank Emok dan kita sudah memiliki Peraturan Bupati no 35 tentang zakat, Infaq dan shodakoh (zis) itu yang harus dikembang biakan supaya lebih maju bagaima infaq itu menjadi bagian dalam kehidupan mereka

Ini faktanya"Karena korban nya kaum Ibu-ibu sebab keinginan perempuan itu banyak dan mereka itu tidak sadari kalau minjam tanpa sepengetahuan suami ketika saat membayar mendapat kesulitan karena suami tidak tahu yang akhir nya menjadi percekcokan yang akhirnya mejadi biang percerayan ini yang terjadi.

Sehingga dapat membantu dalam menolong sesama dalam kesulitan insya allah bisa diberdayakan dan berjalan itu pasti Bank Emok hengkang.

"Himbawan Ibu Bupati , Jagan Coba-coba Berurusan dengan Bank Emok jadi kalau ada kesulitan  lebih baik ke BAZNAS, sekali lagi jangan berurusan dengan Bank Emok. "Tegasnya.

Kabid Pemberdayaan masyarakat DPMD "Ardiyansah memberikan penyampayan solusi itu ada Didinas Pemberdayaan Masyarakat Desa melalui unit pengelolaan kegiatan yang dulunya cikal bakal dari PNPM mandiri pedesaan.

Lanjut"Ardiyansah , Insya Allah ada kebijakan Bapak Bupati melalui Pebub 79 tentang pelestarian dan pengembangan dana bergulir masyarakat itu solusi di kabupaten sukabumi yang diambil langsung kebijakannya oleh pinpinan dalam hal ini Bapak Bupati yang respon terhadap program yang dari pusat untuk di kembangkan di kabupaten sukabumi.

Dan setiap pinjaman suku bunganya pun hanya 2 persen/bulan  karena ini program pemerintah itu juga dikembalikan sesuai kemampuan dan musyawarah dan pinjamannya tergantung setelah ada tim verifikasi  dan seleksi sehingga tidak seenaknya peminjam itu untuk kepentingannya sendiri ,pinjaman ini lebih kepada pinjaman untuk memberdayaan masyarakat."Jelasnya.

Share this article :
Saba Desa
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2013. INDOMOLA - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger