![]() |
| Kantor Kepala Desa Parisuren, Kecamatan Bantargadung. | Sumber foto: dok. Lingkarpena.id |
Hal itu untuk menggenjot perekonomian masyarakat yang mayoritas petani. Adapun dorongan pemdes yaitu dengan cara memberikan modal anggaran kepada Bumdes. Baik untuk penanaman tanaman bernilai ekonomis maupun mengkoordinir kebutuhan pupuk para petani.
Kepala Desa Pasirsuren, Kecamatan Palabuhanratu, Muhammad Enyang Jaelani menjelaskan, kepengurusan bumdes periode tahun 2020 ini baru terbentuk. Namun karena pandemi Covid-19, bumdes yang baru ini belum mendapatkan anggaran.
"Anggaran tahun ini digunakan untuk penanganan Covid-19 terlebih dahulu, jadi bumdes di tahun ini belum bisa melakukan kegiatan apapun," ungkapnya kepada lingkarpena.id, Kamis (30/7/2020).
Ke depan, tambah Enyang, ia akan mendorong bumdes untuk mengembangkan sektor pertanian di wilayahnya, sebab mayoritas warga Pasirsuren merupakan petani.
"Rencananya nanti saya dan bumdes mau menggalakan penanaman jahe dan pisang. Karena tanaman itu cukup lumayan harganya, dan dapat meningkatkan ekonomi warga," tuturnya.
Selain itu ia mengatakan, dirinya sudah berkoordinasi dengan bumdes untuk memasok kebutuhan pupuk petani di Desa Pasirsuren.
"Karena di sini mayoritas petani, pastinya petani perlu pupuk, makanya kita ingin kebutuhan pupuk petani di desa ini dikelola oleh bumdes," terangnya.
Ia berharap, tahun depan tidak ada kendala seperti masalah wabah Covid-19 yang melanda di tahun ini. Agar rencana yang sudah digagas bersama bumdes bisa terealisasi.
"Saya ingin rencana ini bisa dilaksanakan tahun depan, kalau semunya lancar, tidak seperti tahun ini, terkendala Corona," pungkasnya.
Reporter : Wafik Hidayat
Editor : Surya Adam
