Berita
Latest Post
Tampilkan postingan dengan label Air Terjun. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Air Terjun. Tampilkan semua postingan

Jajanan dan Sajian Kearifan Lokal Menjamu Pengunjung Curug Caweni

Written By Samsun Ramlie on Kamis, 06 Juni 2019 | Juni 06, 2019

Suasana Curug Caweni, Kamis (6/6/2019).

MediaJampang.co.id
, Cidolog Sukabumi,- Hari kedua lebaran Idul Fitri, wisata curug caweni dipadati pengunjung yang berasal dari berbagai wilayah, dari dalam maupun luar daerah Sukabumi.

Berdasarkan pantauan mediajampang.co.id, pengunjung yang datang hari ini mencapai sekitar 2000 orang. Begitupun dengan keberadaan pedagang yang menjajakan berbagai sajian khas darah di sekitar wisata curug caweni.

"Kami merasa bangga sekaligus terharu dengan keberadaan wisata Curug Caweni ini". Kata Iwonk, salah satu pengelola wisata Curug Caweni kepada mediajampang.co.id, Kamis (6/6/2019).

Walaupun masih dalam tahap pembagunan, lanjut iwonk, tapi dampaknya sudah terasa. Sehingga dampak seperti ini dirasa menjadi satu nilai plus bagi Cidolog.

Pengembangan wisata yang berada di Desa Cidolog, Kecamatan Cidolog mudah-mudahan terus berlanjut agar bisa menjadi salah satu faktor yang menjadi penopang kemajuan Desa Cidolog. Harapnya.

Iwonk juga mengatakan, Kami sangat berterimakasih kepada pemerintahan Kecamatan Cidolog yang telah mengalokasikan angaran untuk pengembangan wisata di Desa Cidolog.

Dengan demikian para pelaku ekonomi kreatif dan pelaku seni budaya yang berada Cidolog bisa turut serta mengenalkan seni dan budaya di area wisata. Tuturnya.

Reporter : Aris W.bs

Penataan Wisata Curug Caweni Cidolog Sukabumi Terkini

Written By Samsun Ramlie on Rabu, 29 Mei 2019 | Mei 29, 2019

Kolase foto wisata Curug Caweni

Mediajampang.co.id, Cidolog Sukabumi,- Wisata air terjun Caweni yang berlokasi di Desa Cidolog, Kecamatan Cidolog Kabupaten Sukabumi saat ini akan sangat memanjakan pengunjungnya.

Selain keaslian alam dan dilingkungan disekitar air terjun ini masih terjaga, juga ditambah dengan penataan di area wisata ini akan memberikan dampak besar bagi wisatawan/Pengunjung saat berada di area wisata curug caweni.


Area wisata air terjun caweni kini sudah dilengkapi dengan fasilitas umum yang sengaja dibangun oleh para pengelola. Fasilitas seperti gajebo, MCK, area parkir, dan Spot Selfie.

Selain itu, tangga untuk menuju bagian bawah air terjun sudah dipasang pegangan besi agar pengunjung merasa aman.

Untuk  malam hari dikawasan wisata curug caweni masyarakat tidak perlu kawatir akan kegelapan, kini sudah ada lampu penerangan jalan untuk memanjakan para pengunjung pada malam hari.


Dasep, Kepala Desa Cidolog menghimbau kepada para pedagang yang berada dilingkungan wisata curug caweni agar harga jual disesuaikan dengan pasaran di masyarakat. Agar wisata curug caweni cidolog memberikan contoh kepada area wisata lain yang berada di Kabupaten Sukabumi.

Terutama agar para pengunjung merasa harga mudah dijangkau, tidak melambung. Kata Dasep kepada mediajampang.co.id, Kamis (30/5/2019).


Dasep juga mengatakan, Harapan saya semoga wisata curug caweni ini menjadi salah satu faktor pendorong bagi para pelaku ekonomi kreatif dalam rangka meningkatkan kesejahtraan masyarakat di Desa Cidolog. Harapnya.

Reporter : Aris W.bs

Wisata Lebaran Curug Caweni, Tersimpan Kisah Seorang Puteri

Curug Caweni Kecamatan Cidolog Sukabumi. ||foto: Aris Wbs

MediaJampang.co.id, Cidolog,- Ada arti tersimpan dari nama Dolog (Do) Dukungan (Log) Logistik, letak wisata curug caweni yang berlokasi di Desa Cidolog merupakan salah satu aset wisata kabupaten sukabumi yang mempunyai satunilai cerita kolosal dijaman dahulu yang menceritakan seorang putri yang cantik jelita yang di sukai para lelaki namun disisilain ada satu fakta yang tidak bisa di ukur nalar, setiap pernikahan pasti menimbulkan kematian pada sang pengantin pria ini terjadi disetiap malam pertama dari  99 pengantin pria itu semua meningal dunias.

Suatu hari datang seorang lelaki yang gagah dantampan dia waktu itu adalah seorang pengembara yang mencari jatidiri yang kebetulan melewati daerah kampung cidolog  namanya dengan suasana adat dantradisi yangberada di cidolog ada macam-macam seni tradisi diantaranya :
1.Seni Buncis
2.Seni Calung buhun
3.liong menceritakan ularnaga
4.Badawang
5.ngabojeg/ngawih
 lisung.
6.wayang golek
7.kendang pecak
8.kacapi suling
9.arak-arakan pesta panen (pare sacaeng)

Lanjut cerita sang pemuda gagah tampan itu melamar samgputri yang akhir nya terjadilah pernikahan dengan sangputri dimalam pertama pemuda tersebut mempunyai satu tradisi meujit (puasa) dimalam pertama .

Lanjut cerita, setelah selesai berpuasa lelaki gagah tampan itu bernama Raden boros kasao suami yang ke seratus dan sang putri cantik yang bernama nyai Rarang Sageut pas mau berhubungan badan sang Raden memejamkan mata sambil mengulurkan tangannya kebagian larangan sang putri tiba-tiba keluarlah seekor ular berbisa dan langsung di pegang sama Sang Raden ular tersebut langsung berubah menjadi suatu benda keris sampai saat ini belum kedapatan nama dari keris tersebut .

Arca ditengah air terjun Caweni. ||foto: Aris W.bs

Ciri dari patilasan adanya cerita kolosal tersebut ada nya patung (arca) yang berdiri tegak di tengah air terjun curug caweni dengan ketingian kurang lebih tiga puluh meter yang sampai saat ini masih tersimpan cerita di masyarakat Desa Cidolog.

Cidolog mempunyai banyak potensi wisata yang perlu di kembangkan termasuk goa-goa yang masih di lingkungan curug
1.goa walet
2.goa Dahu
3.goa Kopeah
Semoga dengan penataan curug caweni saat ini dapat memberikan dampaka bagi pelakau ekonomi kreatip dilingkungan masyarakat mejadi nilai untuk menambah kesejahtraan masyarakat cidolog
Semoga generasi muda cidolog dapat mengembangakan di bidang pariwisata yang bisa bersaing dengan wisata-wisata yang berada di kabupatem sukabumi.

Penulis : Aris w.bs

Jika Curug Awang Dilewat Artinya Belum Ke Geopark Ciletuh

Written By Samsun Ramlie on Senin, 04 Februari 2019 | Februari 04, 2019

Curug Awang merupakan salah satu air terjun yang terdapat di kawasan Taman Bumi Unesco Global Geopark Ciletuh, tepatnya di desa Taman Jaya, kecamatan Ciemas, kabupaten Sukabumi. Curug awang adalah salah satu air terjun dari aliran sungai Ciletuh.

Air terjun ini memiliki ketinggian sekitar 40 meter dengan lebar sekitar 60 meter, dengan keindahan dinding batu alam, geopark yang berwarna coklat kemerahan sebagai karakteristik dari curug ini yang  begitu kuat dan tak dapat dilihat di tempat lain.


Sungai Ciletuh merupakan ruas sungai yang membatasi wilayah kecamatan Ciemas dengan kecamatan Ciracap. Selain itu, sungai ciletuh juga merupakan batas antara desa Taman Jaya dengan desa Cibenda, serta pembatas antara desa Mekar Sakti dan desa Mandra Jaya.

Sebagai sebuah sungai yang cukup besar, sungai Ciletuh memiliki beberapa air terjun yang memiliki keindahan dengan panoramanya. Diantaranya yang sudah cukup terkenal adalah Curug Awang, Curug Tengah dan Curug Puncak Manik yang terdapat di wilayah administratif desa Taman Jaya.

Dilansir dari ciletuh.com, Sementara Curug Awang itu sendiri adalah air terjun yang pertama dari deretan tiga air terjun di sungai ciletuh yang terdapat di desa Taman Jaya, kecamatan Ciemas.

Pada musim kemarau dimana curah hujan kurang maka Curug Awang akan memiliki dua air terjun dengan air terjun utama di sebelah kanan dan air terjun kecil di sebelah kiri. Penduduk setempat menyebut air terjun yang kecil dengan sebutan Anak Curug Awang, sedangkan air terjun utama yang lebih besar dengan sebutan Curug Awang Indung.


Curug Awang akan tampak lebih indah bila dilihat dari kejauhan, terutama pada musim penghujan dimana keadaannya mirip air terjun Niagara mini di Amerika, lebar dan penuh dari ujung ke ujung. Bila dilihat dari dekat keindahan air terjun ini kurang begitu nampak.

Curug Awang akan terlihat biasa saja dengan batu-batu besar berserakan dibawah air terjun. Batu-batu yang besarnya beberapa kali lipat dari besar gajah dewasa ini berjatuhan karena derasnya arus sungai Ciletuh di musim hujan. Selain itu, faktor arus sungai, batu-batu ini juga berjatuhan akibat faktor sedimentasi atau pelapukan batuan.

Untuk menuju lokasi curug Awang, perjalanan menuju Curug Awang terbilang mudah karena bisa ditempuh menggunakan kendaraan roda empat. Kemudian dari tempat parkir, perjalanan dilanjutkan dengan melewati pematang sawah dengan kondisi cenderung datar yang memakan waktu sekitar 10 menit.

Masih dari ciletuh.com, Pada waktu lalu, Curug Awang adalah air terjun yang sangat indah dan sejuk karena terletak di tengah hutan yang subur. Akan tetapi sekarang kesejukan Curug Awang hanya tinggal cerita karena pembalakan liar yang dilakukan sekitar tahun 1999 sehingga menghabiskan pohon-pohon di hutan ini.

Curug Cimarinjung, Air Terjun Di Samudera Hindia

Written By Samsun Ramlie on Selasa, 22 Januari 2019 | Januari 22, 2019


Curug Cimarinjung merupakan sebuah air terjun dengan ketinggian sekitar 50 meter yang berada dalam kawasan Unesco Global Geopark Ciletuh - Pelabuhanratu - Ujunggenteng.

Secara geografis, Curug Cimarijung terdapat di Kampung Cimarinjung, Desa Ciwaru, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi.

Berada pada ketinggian 100 meter diatas permukaan air laut (Mdpl), Lokasinya memang berjarak sangat dekat dari pesisir Pantai Palangpang yang berada persis dibagian hilir curug cimarinjung.


Air terjun ini adalah aliran sungai Cimarinjung, salah satu sungai yang bermuara ke teluk Ciletuh di Samudera Hindia. Yang dimana muara sungai ini berada dibagian utara pantai palangpang.

Dikawasan ini, traveler akan disuguhi suasana alami pedesaan dan hamparan sawah membentang luas yang mampu menyejukan mata siapapun yang menyinggahinya.

Curug Cimarinjung berjarak sekitar 100 Km dari pusat Kota Sukabumi dengan waktu tempuh sekitar 4 jam perjalanan menggunakan kendaraan roda dua maupun empat.


Untuk bisa memasuki Curug Cimarijung, pengunjung hanya perlu membayar uang parkir sebesar Rp 5000 dan mendaftarkan diri di pos penjagaan sekaligus membayar tiket masuk seikhlasnya.

Meskipun pengunjung hanya membayar masuk seikhlasnya, tapi tidak akan mengecewakan. Karena air terjun ini sudah dikelola dan ditata dengan cukup baik.

Disini, selain bisa menikmati keindahan air terjun sungai cimarinjung, pengunjung juga bisa menikmati keindahan hamparan pesisir pantai palangpang yang terlihat dari area parkir curug cimarinjung.

Curug Tilu Leuwi Opat di Kabupaten Bandung Barat

Written By Samsun Ramlie on Minggu, 20 Januari 2019 | Januari 20, 2019


Curug Tilu Leuwi Opat, air terjun yang lokasinya tidak jauh dari Lembang dan juga tidak jauh dari curug cimahi, kurang lebih 2 KM.

Air terjun ini cocok untuk kamu yang sedang berada atau yang hendak menyambangi kota bandung dan sekitarnya yang ingin tau keindahan suasana alam di wilayah bandung.

Curug tilu tepatnya berada di jalan Ciwangun Indah Camp, Cihanjuang Rahayu, Parongpong, Cihanjuang Rahayu, Parongpong, Kabupaten Bandung Barat.


Untuk menuju Lokasi wisata curug tilu ini, jika dari Lembang, arahkan kendaraan ke Parompong, ke arah air terjun pelangi ataupun dusun bambu.

Kemudian setelah melewati universitas advent, jalan akan menurun dan berbelok ke kiri (ada jembatan). Nah disini, terdapat jalan lurus (naik) dengan tulisan Ciwangun Indah Camp.

Ikuti terus jalan ini kurang lebih 1,5 KM, dan anda akan menemukan gerbang masuk ke curug tilu di sebelah kiri.

Tiket masuk curug tilu leuwi opat saat kami berkunjung adalah Rp 10000.

Dikenal Sebagai Curug Cikaso, Padahal Nama Ketiganya Beda

Written By Samsun Ramlie on Kamis, 17 Januari 2019 | Januari 17, 2019


Curug Cikaso merupakan salah satu objek wisata air terjun di wilayah selatan Kabupaten Sukabumi.

Tepatnya air terjun ini berada di Kampung Ciniti, Desa Cibitung, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Sukabumi.

Lokasi objek wisata Curug Cikaso berjarak sekitar 100 km dari Kota Sukabumi, dengan waktu tempuh sekitar 3 jam perjalanan menggunakan kendaraan roda empat.

Curug Cikaso, air terjun yang terbentuk dari tiga aliran air terjun yang berdampingan. Dengan ketinggian sekitar 80 m.

Di bagian bawah air terjun ini terdapat kolam yang cukup dalam dengan air yang berwarna hijau kebiru-biruan.

Dua dari tiga aliran air terjun terlihat jelas, sedangkan yang satunya lagi sedikit tersembunyi dibalik tebing yang menghadap ke arah timur.


Menurut warga setempat, ketiga aliran air terjun tersebut masing-masing memiliki nama yang berbeda.

Yang kiri bernama Curug Asepan, tengah bernama Curug Meong, dan yang kanan bernama Curug Aki.

Air curug cikaso mengalir ke sungai besar cikaso, yang bermuara masih di area lokasi objek wisata air terjun curug cikaso tersebut.

Curug Bibijilan Mata Air Yang Bersumber Dari Goa

Written By Samsun Ramlie on Sabtu, 05 Januari 2019 | Januari 05, 2019

Curug Bibijilan di Dusun Lebak Nangka, Desa Kerta Angsana, Kecamatan Nyalindung  ||foto Facebook Gylang Pradipta

Curug Bibijilan merupakan salah satu destinasi wisata alam yang menjadi favorit masyarakat sekitar Sukabumi dan sekitarnya. Sensasi menjelajah ke Gua Buni Ayu yang seru dan menyenangkan di lanjutkan dengan mengunjungi curug yang airnya memancar keluar dari batu-batuan kapur besar akan memberikan Anda sebuah pengalaman yang amat berkesan.

 Nama bibijilan berasal dari bahasa Sunda yang artinya bermunculan, sesuai dengan penampakan air yang seolah terus memancar keluar dari dalam perut bumi. Air curug ini berasal dari dalam Gua Buniayu yang mengalir bertingkat-tingkat membentuk air terjun.

Curug Bibijilan terletak di Dusun Lebak Nangka, sebuah dusun di Desa Kerta Angsana, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, Provinsi Jawa Barat.

Keseruan pengunjung di Curug Bibijilan Nyalindung Sukabumi

Untuk bisa sampai di lokasi Anda bisa berangkat menggunakan kendaraan pribadi atau naik angkot menuju ke Nyalindug Jampang. Kemudian lanjutkan perjalanan menuju ke Buniayu. Anda bisa berhenti di Tugu Campus Rindu Alam kemudian melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki sejauh 2 km menuju lokasi. 

Atau bisa juga berangkat dari Sukabumi menuju ke Sagaranten. Kemudian masuk ke gapura yang bertuliskan Gua Buniayu Perhutani yang ada di sisi kiri jalan. Selanjutnya pengunjung masih harus berjalan kaki menyusuri kawasan hutan pinus sejauh 1,5 km hingga sampai di pos penjagaan gua, nah dari sana jaraknya sudah sangat dekat ke lokasi curug. 

Pengunjung harus hati-hati saat melewati jalan-jalan setapak yang ada di tengah hutan pinus. Terlebih pada saat sehabis hujan karena biasanya jalan akan menjadi sangat licin dan becek. 

Perhatikan langkah Anda agar tidak tergelincir. Dari pinggiran tebing curug sudah bisa terlihat, namun Anda harus hati-hati jika ingin berjalan ke tepi untuk melihat-lihat.

Curug Cirajeg Eksotis Diarea Pesawahan Purabaya Sukabumi


Obyek Wisata Curug Cirajeg atau air terjun puncak tujuh terdapat di Dusun Cirajeg, Desa Neglasari, Kecamatan Purabaya, Kabupaten Sukabumi. adalah salah satu tempat wisata yang memiliki spot-spot dengan view sangat indah.

Curug Cirajeg terletak di sekitaran persawahan yang membentang hijau sejauh mata memandang. Warna putih air terjun begitu kontras dengan hijaunya area persawahan, dan bebatuan yang terdapat di dinding air terjun menambah kesan eksotis pada curug ini.


Selama berada di lokasi, pengunjung akan dibuat terpesona oleh hamparan pesawahan dan pemandangan pebukitan yang akan membuat betah sipapun yang dating ke tempat ini.

Untuk mengunjungi Curug Cirajeg diperlukan waktu tempuh sekitar dua jam perjalanan dari Kota Sukabumi ke Kecamatan Purabaya. Meskipun berada di dalam perkampungan yang sulit dijangkau, tapi pengunjung tidak perlu bingung karena spot Curug Cirajeg sudah ada di google map.


Curug cirajeg tidak memiliki kolam di bawah curugnya. Curug Cirajeg juga termasuk dalam air terjun semi permanen, yang volume air yang jatuh kecil bila hujan tidak turun terus menenerus.


Curug Cirajeg meiliki dua turunan aliran airnya. Yang pertama termasuk dalam kategori jeram karena memiliki ketinggian yang masih kurang dari persyaratan air terjun.

Sedangkan yang kedua, bisa dikatakan sudah menjadi air terjun hanya saja belum ada kases untuk menuju ketingkatan tersebut.


Peta lokasi curug cirajeg

Curug Ciragil Di Area Perkebunan Talaga Kantjana

Written By Samsun Ramlie on Rabu, 02 Januari 2019 | Januari 02, 2019


Curug Tjiragil berada di Kampung Ciragil, Desa Cidadap, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi. Tepatnya di titik kordinat (-7.293544, 106.952931) atau berjarak sekitar 3 Km dari Kantor Kecamatan Cidadap.

Meskipun jaraknya dekat dari pusat Kecamatan Cidadap, tapi karena menuju lokasi ini melewati jalan batuan, sehingga bisa memakan waktu sekitar 15 menit perjalanan menggunakan sepeda motor, bahkan bisa lebih lama jika menggunakan kendaraan roda empat.

Air terjun yang berada di tengah-tengah perkebunan PT Tagalah Kantjana tersebut merupakan aliran air sungai Tjiwalahar yang bermuara kepada sungai Cibuni.


Uniknya diatas air terjun ini terdapat sebuah Masjid Jami Kampung Ciragil, Desa Cidadap, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi.

Selain itu, hamparan perkebunan karet dan pegunungan juga bisa memanjakan mata siapapun yang dating ke kawasan tersebut.

Tentu masyarakat setempat berharap potensi wisata alam di daerahnya tersebut bisa dikembangkan dan dikelola seperti di daerah lain.          

Sebenarnya di sekitar air terjun ini juga masih ada beberapa titik air terjun lainnya yang memiliki view lebih menarik, namun karena keterbatasan waktu sehingga belum bisa melakukan eksplorasi.



Peta lokasi Curug Ciragil

Pemuda Desa Padasenang Kecamatan Cidadap Perkenalkan Curug Ciminyak

Written By Samsun Ramlie on Senin, 31 Desember 2018 | Desember 31, 2018

Curug Ciminyak, air terjun yang berada di Kampung Ciwaru RT 017/003, Desa Padasedang, Kecamatan Cidadap. ||foto Facebook Muhamad Putra Pratama

Kecamatan Cidadap merupakan salah satu kecamatan di wilayah selatan kabupaten Sukabumi yang memiliki cukup banyak potensi wisata alam yang sulit tersentuh.

Setelah memperkenalkan Curug Cijengkol yang sudah mendapat sentuhan pengembangan. Baru-baru ini masyarakat di Kecamatan Cidadap mengenalkan Curug Ciminyak, air terjun yang masih alami dan masih terjaga kelestariannya karena belum terjamah.

Melihat berbagai potensi yang layak untuk dikembangkan, maka perlu adanya peran penting Pemerintah untuk memberikan sentuhan agar potensi tersebut bisa dikelola dengan baik.

Curug Ciminyak di Desa Padasenang Kecamatan Cidadap. ||foto Istimewa

Sehingga potensi yang ada dapat memberikan kontribusi bagi perkembangan daerah, baik dari segi ekonomi, sosial masyarakat, dan kelestarian lingkungan hidup. Hal tersebut sesuai dengan Peraturan Menteri Pariwisata tentang Pedoman Destinasi Pariwisata Berkelanjutan.

Melalui media sosial, pertengahan bulan November kemarin warga Desa Padasenang Kecamatan Cidadap beramai-ramai mempublish potret Curug Ciminyak. Sebuah air terjun yang terdapat di Kampung Ciwaru RT 017/003, Desa Padasedang, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi.

Air terjun dengan ketinggian sekitar 30 meter ini berada di titik kordinat (-7.265580, 106.950380) atau berjarak sekitar 5 Km dari Kantor Kecamatan Cidadap dengan waktu tempuh sekitar 15 menit menggunakan sepeda motor.

Curug Ciminyak, air terjun yang berada di Kampung Ciwaru , Desa Padasedang, Kecamatan Cidadap. ||foto Facebook Muhamad Putra Pratama

Meskipun baru terekspos dan belum dikembangkan, Curug Ciminyak sudah mulai dikunjungi warga sekitar dan wisatawan dari luar daerah. Mereka mengakui keindahan tempat ini.

Selain bisa menikmati guyuran beningnya air Curug Ciminyak, sebulum tiba di lokasi pengujung akan disuguhi dengan keindahan pesawahan yang menyerupai perbukitan dengan suasana alami yang menyejukan mata. Selain itu, di area air terjun ini juga terdapat sebuah goa yang tidak terjamah.



Peta lokasi Curug Ciminyak

Curug Pareang Jampang Tengah

Written By Samsun Ramlie on Sabtu, 25 Agustus 2018 | Agustus 25, 2018

Curug Pareang Jampang Tengah ||foto Facebook Resyane Nabilah

Curug Pareang
 terletak di Kampung Lembur Situ, Desa Sindang Resmi, Kecamatan Jampang Tengah, Kabupaten Sukabumi, salah satu obyek wisata di bagian selatan Sukabumi yang memiliki keindahan cukup sangat menawan.
Air terjun ini memiliki ketinggin 135 meter dengan lebar sekitar 80 meter,  dan kemiringan hingga mencapai 45 derajat dengan delapan tingkatan, disekitarnya terdapat pepohonan yang rindang. 
Lokasi wisata Curug Pareang berjarak sekitar 35 Km dari Kota Sukabumi dengan waktu tempuh sekitar 30 menit menggunakan kendaraan Roda dua atau empat.
Bagi pengguna motor trail, lokasi ini cocok untuk dijadikan tujuan adventur. karena sebelum tiba di lokasi air terjun ini juga terdapat beberapa trek yang menantang. perjalanan yang berbukit-bukit dapat dimamfaatkan para oleh para pencinta offroad.
Objek wisata ini belum dilirik pemerintah untuk mendatangkan investor. akibatnya jalan menuju area wisata ini sulit ditempuh  kendaraan, sehingga wisatawan yang menggunakan kendaraan roda empat terpaksa harus melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki menuju titik wisata sejauh 70 meter.
Biaya masuk pengunjung ditarip Rp 3.000 /orang, sedangkan pengguna kendaraan roda dua hanya dipungut uang parkir  Rp 4.000, dan untuk mobil Rp 10.000 /unit.

Curug Nini Kecamatan Cidadap

Written By Samsun Ramlie on Minggu, 19 Agustus 2018 | Agustus 19, 2018


Curug Nini merupakan salah satu dari sekian banyak potensi wisata alam yang belum terjamah di Kecamatan Cidadap. Curug Nini, air terjun dengan ketinggian sekitar 70 meter ini terdapat di Kampung Liunggunung, Desa Cidadap, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi.

Walaupun berada di ujung dan terpisah dari perkampungan tapi lokasinya tidak jauh, hanya berjarak sekitar dua Kilometer dari Kantor Kecamatan Cidadap dengan waktu tempuh kurang lebih sekitar 10 sampai 15 menit dengan menggunakan kendaraan roda dua.

Akses menuju air terjun ini, dari kantor Kecamatan Cidadap naik ke atas memasuki jalan arah ke Kantor Desa Cidadap kemudian melewati kampung Cinumpang. terus lurus, selanjutnya memasuki Kampung Karamat Jaya, sampai disitu kalau bingung dengan pertigaan nanya aja ke warga yang ada, pasti dijawab dengan tepat karena sudah tidak asing lagi bagi warga sekitar.


Pengunjung akan tiba di bagian atas air terjun. Untuk bisa berada di bawahnya, pengunjung harus melalui tepian tebing yang sudah dibentuk drainase, kemudian turun melalui jalan setapak yang sedikit ekstrem.

Sayangnya apabila datang musim kemarau, pasokan air tidak cukup karena terbilang masih berada di hulu sungai Citonyong. sehingga pada musim kemarau air terjun ini mengalami kekeringan. Meskipun begitu, tetapi Curug Nini memiliki kolam yang sangat dalam dengan genangan air yang tidak pernah kering, yang menjadi tujuan penghobi mancing.


"Kolam air terjun ini tidak pernah kering, kecuali beberapa tahun lalu pernah disedot menggunakan empat mesin diesel dengan memakan waktu hampir tiga hari. Kata Juama'i (54), salah satu warga Kampung Liunggunung yang kerap mancing di Curug Nini. Senin (28/5/2018).

Juma'i mengatakan, pada saat di sedot sekitar lima tahun lalu kedalaman kolam ini terlihat. Diperkirakan kedalamannya sekitar 30 meter. Katanya.

Curug Cijengkol Desa Hegarmulya Kecamatan Cidadap


Curug Cijengkol terdapat di Kampung Rawa Ece Desa Hergarmulya Kecamatan Cidadap Kabupaten Sukabumi. Curug Cijengkol adalah curug tertinggi di Sukabumi (kurang lebih 50 meter). 

Untuk menuju lokasi, dari kantor kecamatan sekitar 10 km kurang lebih 30 menit. terjun yang terbentuk di aliran Sungai Ci Jengkol ini sekira satu kilometer ke hilir dari lokasi air terjun, bermuara ke Sungai Ci Buni yang merupakan batas Kabupaten Sukabumi dan Cianjur. 

jika sedang beruntung, di antara pepohonan yang rimbun, kita dapat melihat tingkah polah kawanan Lutung Jawa (Tracyphitecus auratus) yang masih memiliki kesempatan hidup di sana. Keberadaan primata seperti ini seringkali dianggap sebagai indikasi bagi bumi yang masih lestari. 

Ditempat ini tidak hanya keindahan Curug Cijengkol saja, ditempat ini terdapat beberepa lorong goa. Malahan, yang menjadi keunikan utamanya adalah kenampakan wide angle dari daerah ini. 

Curug Cijengkol berada di tengah dinding patahan yang bentuknya hampir menyerupai tapal kuda yang membuka ke arah tenggara, dan titik terlebarnya tak kurang dari satu kilometer.
Saba Desa
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2013. INDOMOLA - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger