![]() |
| Kepala Desa Buniwangi, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Aang Heryana. | Sumber foto : Wafik Hidayat |
Destinasi baru di Desa Buniwangi ini diberi nama Curug Huis. Wisata ini menawarkan berbagai spot yang menarik. Di antaranya air terjun yang unik serta camping ground dengan panorama indah menjadi andalan destinasi wisata ini.
Kepala Desa Buniwangi, Kecamatan Palabuhanratu, Aang Heryana mengatakan, keindahan alami Curug Huis di padukan dengan pembuatan camping ground yang tentunya memiliki pesona yang indah merupakan kombinasi yang sempurna.
"Di samping ada air terjun, di sini nanti kami akan membuat camping groud dengan rumput taman, dan di tempat ini pemandanganya sangat indah, apalagi kalau mau melihat matahari terbenam," ungkapnya saat ditemui lingkarpena.id di kantornya, Rabu (22/7/2020).
![]() |
| Curug Huis Cisarakan, destinasi wisata baru yang sedang dikembangkan Desa Buniwangi, Kecamatan Palabuhanratu bersama Perhutani. | Sumber foto : Wafik Hidayat |
Destinasi wisata Curug Huis ini berlokasi di Bukit Cisarakan. Untuk sampai ke lokasi dapat ditempuh dalam waktu 5 menit menggunakan sepeda motor, atau 15 menit bila berjalan kaki dari jalan utama Cisarakan.
"Untuk saat ini pemdes sedang membuat jalan setapak dan nantinya hanya bisa di lewati motor saja , terus nanti untuk jalanya kita pake paping block," tuturnya.
Ke depan, pemdes Buniwangi akan memprioritaskan pembangunan infrastruktur di destinasi ini dan akan memasukannya dalam Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) online 2021 serta mendorong anggaran Peningkatan Partisipasi Pembangunan Kecamatan (P3K).
"Kita punya rencana bikin pondokan, toilet, mushola serta lainya, itu semua tentunya harus menggunakan anggaran yang besar," tutur pengurus Apdesi Kabupaten Sukabumi ini.
Ia melanjutkan, pihaknya akan bekerja sama dengan Perusahaan Hutan Negara Indonesia (Perhutani) untuk mengembangkan lahan seluas 10 hektar milik perhutani.
"Kemarin saya sudah bicara dengan pihak perhutani, ternyata responnya baik, bahkan perhutani memberikan lahan untuk dikembangkan seluas 10 hektar," ucapnya.
Dalam pengelolaanya, ke depan, Pemdes Buniwangi bersama Perhutani akan bekerja sama dan membagi hasil dari pengelolaan tersebut sesuai dengan yang telah di sepakati.
"Jadi kami sudah sepakat, hasil pendapatan dari destinasi ini dibagi untuk desa 60 persen, perhutani 30 persen, asuransi 5 persen serta 5 persen untuk LMDH (Lembaga Masyarakat Desa Hutan)," pungkasnya.
Reporter : Wafik Hidayat
Editor : Surya Adam
Editor : Surya Adam

