![]() |
| Kepala Desa Cikelat, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Deni Agustian. | Sumber foto: Wafik Hidayat |
Lingkarpena.id, SUKABUMI - Pembinaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Desa Cikelat, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi terbilang sukses. Beberapa produk bahkan sudah dikerjasamakan dengan pasar swalayan dan minimarket dalam pemasarannya.
Kepala Desa Cikelat, Kecamatan Cisolok, Deni Agustian mengatakan, pembinaan UMKM di desanya sudah berjalan lama. Sampai saat ini ada beberapa produk yang sudah bisa masuk ke swalayan dan minimarket di wilayah Palabuhanratu. Seperti Selamat Toserba, Yogya Departement Store dan 212 Mart.
"Produk UMKM binaan desa yang sudah berlabel resmi di antaranya bawang goreng teri, tomat kurma serta sambal bawang dengan empat varian rasa," ujarnya kepada lingkarpena.id, Jum'at (31/7/2020).
![]() |
| Kantor Kepala Desa Cikelat, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi. | Sumber foto: Wafik Hidayat |
Disinggung soal peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), Deni mengatakan, untuk sementara UMKM ini masih dikelola oleh desa, belum diserahkan kepada BUMDes yang notabene sebagai lembaga pengelola usaha milik desa.
"Untuk sementara produk UMKM ini masih saya yang kelola, soalnya BUMDes masih baru dibentuk dan belum eksis," tuturnya.
Ke depan, kata dia, rencananya produk tersebut akan diserahkan pengelolaannya ke Bumdes agar bisa lebih dikembangkan lagi. Selain itu, Bumdes juga harus memaksimalkan potensi usaha lain, seperti bidang pertanian.
"Saya ingin selain produk yang sudah ada, Bumdes akan saya dorong untuk memaksimalkan potensi di bidang pertanian," tandasnya.
Reporter : Wafik Hidayat
Editor : Surya Adam

