Home » , » Pemdes Lengkong Ajak Warga Turut Lestarikan Satwa Langka 'Owa Jawa'

Pemdes Lengkong Ajak Warga Turut Lestarikan Satwa Langka 'Owa Jawa'

Written By Samsun Ramlie on Rabu, 22 Juli 2020 | Juli 22, 2020

Owa Jawa (hylobates moloch) di Desa Lengkong, Kecamatan Lengkong, Kabupaten Sukabumi acapkali menampakan diri di sekitar pemukiman warga. | Sumber foto : istimewa
Lingkarpena.id, Sukabumi - Desa Lengkong, Kecamatan Lengkong, Kabupaten Sukabumi, merupakan salah satu wilayah yang menjadi habitat Owa Jawa (Hylobates Moloch). Keberadaan tepatnya di wilayah Hutan Lindung Lengkong milik Perhutani.

Diketahui, Owa Jawa merupakan jenis kera atau primata dari spesies owa yang keberadaannya paling langka di dunia. Habitat asli dari primata ini adalah pulau Jawa dan mayoritas spesies ini menyebar terbatas di pulau Jawa bagian barat.

"Biasanya ada 4 sampai 5 ekor yang menampakan diri dan sering terlihat di sekitar pemukiman warga. Namun untuk total jumlahnya diperkirakan 35 sampai 40 ekor," ungkap Sekretaris Desa Lengkong, Hermawan Lupik kepada lingkarpena.id, Rabu (22/7/2020).
Jumlah Owa Jawa di Desa Lengkong diperkirakan mencapai 35 hingga 40 ekor. | Sumber foto : istimewa
Ia menjelaskan, sudah ada rencana pihak desa perihal upaya melestarikan hewan langka tersebut. Kebetulan ada salah satu warga yang menjaga habitat owa tersebut, Ibu Tini namanya. Namun sekarang ini belum bisa direalisasikan karena kondisinya belum memungkinkan.

"Untuk rencana tindak lanjut pasti ada, namun sementara ini kami lakukan secara bertahap. Dengan pihak kecamatan pun sudah ada komunikasi, pihak kecamatan sudah minta data dan kami akan observasi lebih jauh lagi," paparnya.

Sejauh ini, belum ada kepastian bagaimana ke depannya. Baik dari pemerintah desa maupun instansi terkait, apakah akan direlokasi atau tidak. Mengingat Owa Jawa ini termasuk spesies terancam punah yang dalam penanganannya perlu kehati-hatian dan melibatkan banyak pihak.

"Upaya kami sementara ini, ya mengimbau dan mengingatkan warga untuk bisa hidup berdampingan dengan Owa jawa ini, karena sejauh ini keberadaannya tidak membahayakan warga sekitar," kata Hermawan mengakhiri pembicaraan.


Reporter : Rendy wahyudi
Editor : Surya Adam

Share this article :
Saba Desa
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2013. INDOMOLA - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger